Lama Nggak Ketemu…

by nuzuli ziadatun ni'mah


Jum’at, 25 September 2009 adalah hari paling aneh selama libur lebaranku. Diawali dari ajakan reunian bareng anak-anak olimpiade Jogja angkatan 2006 yang diadakan di café salah satu dari kami di dakat Mandala Krida, Jogja.

Awalnya kami janjian jam 11an, tapi ternyata saat aku dan Pipit, teman SMPku, aku tidak menemukan siapapun di café itu, meski papan pengumuman di sana bertuliskan ‘CUPS LIBUR LEBARAN 18-24 SEPT 2009, BUKA 25 SEPT 2009’. Tapi nyatanya di sana tidak ada siapapun. Akhirnya aku meng-sms salah satu temanku untuk segera datang. Selama menunggu yang lainnya, aku dan Pipit tiba-tiba merasa lapar dan baru saja mau cari tempat makan, saat tiba-tiba ada penjual bakso yang lewat. Akhirnya tanpa ragu aku mencegatnya. Alhasil, kami berdua nongkrong di depan café kosong itu sambil melahap bakso yang keasinan.

Nggak nyampe 20 menit setelah kami selesai makan, ada mobil yang berhenti di depan café, dan keluarlah teman kita sang pemilik café. Awalnya kami kira dia menyadari keberadaan kami, tapi ternyata lewat begitu aja. Akhirnya kami jadi takut menyapa, dan kabur ke tikungan deket situ. Kami sempat beli yakult yang dijual keliling di sana. Hahaha…. Kami bahkan menyuruh Mona, teman kami yang lain, untuk ke tempat kami sembunyi dulu, baru ke café. Begitu kami bertiga sudah berkumpul, Mona langsung mengajak kami masuk café. Kami tiba-tiba merasa malu sendiri, ternyata emang cafénya buka jam 12. Hohoho….

Lama kelamaan banyak teman kami lain yang datang, dan terkumpullah 8 orang. Harusnya 17, tapi banyak banget yang nggak bisa dateng. Lalu ada kejadian lucu. Di tengah canda tawa kami, tiba-tiba Nana, yang punya café, ribut sendiri. Ternyata di luar ada 2 orang turis yang kelihatannya pengen masuk ke café, tapi akhirnya nggak jadi. Padahal cafénya masih berantakan dan belum ada makanan yang tersedia. Kamudian salah satu dari kami menyadari hal aneh.

“Woi, kertasnya itu lho, belum dibalik. Mana mungkin ada yang dateng,” katanya sambil menunjuk kertas penanda di pintu masuk, dan kami pun tertawa.