Just Have Fun!

by nuzuli ziadatun ni'mah


Suatu kali pada tahun-tahun yang lalu, entah bagaimana aku mendapati bahwa membaca buku adalah hal yang sangat aku nikmati. Padahal dulu aku sama sekali benci pada buku tak bergambar. Tapi karena seorang teman yang bukunya nggak sengaja terbawa olehku, akhirnya aku mulai mencoba membaca buku tanpa gambar. Mungkin dulu aku merasa bosan, tapi saat aku membaca buku itu, aku berpikir, ternyata membaca buku tanpa gambar nggak seburuk itu.

Pada akhirnya aku malah jatuh cinta pada membaca itu sendiri. Hanya saja, dibandingkan dengan buku atau novel yang bercerita tentang sesuatu yang menyedihkan, aku selalu memilih buku yang berakhir dengan happy ending. Sebetulnya nggak ada salahnya baca buku yang sad ending, tapi jika aku melakukannya, pasti hanya akan terbawa mimpi, dan bagaimanapun cerita itu harus berakhir dengan happy ending. Padahal pada kenyataannya, semua cerita kan nggak bisa selamanya kayak gitu. Ada juga cerita yang sudah berakhir bahkan sebelum dimulai.

Lama kelamaan, kecintaanku pada membaca mendorongku untuk mulai menulis, dan di sini lah aku. Meski banyak tulisan yang masih belum ingin kuperlihatkan pada orang, tapi aku sangat berkeinginan agar orang lain bisa berpikiran sama denganku setelah membaca tulisanku. Atau setidaknya teralihkan perhatiannya saat membaca tulisanku. Tidakkah kedengarannya menyenangkan saat tahu bahwa ada orang yang mengingat tulisan kita, atau bahkan nama kita setelah membaca tulisan kita. Mungkin akan lebih menyenangkan lagi kalau tahu ada orang lain yang menunggu kita untuk menulis lebih banyak.

Setiap orang memiliki kemampuan untuk menyampaikan pemikirannya. Tapi dari sekian banyak cara, aku selalu merasa bahwa menulis adalah hal yang paling menyenangkan.

Jadi, menulislah hingga kau tak bisa menulis lagi.