It’s Coffee

by nuzuli ziadatun ni'mah


Dulu aku selalu menganggap bahwa kopi itu sesuatu yang terlalu ‘tua’ untukku. Namun belakangan ini—dimulai sejak aku duduk di kelas 3 SMA—aku merasa kopi bukan sesuatu yang terlarang untukku sendiri. Bahkan sekarang sudah masuk ke daftar belanjaan wajib setiap minggunya. Tentu saja itu bukan tanpa suatu alasan. Tapi minum kopi kulakukan untuk menunjang(?) kegiatan perkuliahanku yang penuh dengan tugas dan membiasakan diri untuk ke depannya.

Kata para kakak angkatan, semester 2 mendatang akan ada banyak tugas yang mengharuskan kami untuk begadang beberapa hari untuk mengerjakan tugas. Karenanya jika aku tidak mencoba membiasakan diri buat begadang dari sekarang, maka nantinya aku rasa aku nggak bakalan bisa begadang. Bahkan asal kalian tau saja, sejak kelas 2 aku udah mencoba buat begadang—saat itu aku begadang buat menyelesaikan tugas kampanye pemilihan ketos. Untungnya sekarang aku sudah benar-benar biasa dengan begadang. Apalagi setiap minggu selalu ada alasan untuk begadang walaupun hanya semalam.

Karena itulah, sekarang kopi seperti menjadi sesuatu yang wajib masuk ke perut setiap harinya. Bahkan aku kadang lebih mementingkan minum kopi dibandingkan makan. Hanya satu yang kutakutkan, bagaimana jika suatu hari hal itu berefek ke tubuhku yang jarang protes ini??