Say No to Fearness

by nuzuli ziadatun ni'mah


Banyak orang yang bilang jika kita lahir di tengah malam maka bakal jadi seorang penakut. Tapi aku nggak merasa seperti itu. Bagiku, perasaan takut itu tidak hanya muncul dari diriku sendiri, tapi juga dari sekitarku. Saat mendengar orang lain merasa takut, sedikitnya perasaan itu juga akan tumbuh di diriku. Tapi saat aku harus menentukan sendiri, aku merasa perasaan takut itu tak pernah ada.

Hanya satu hal yang selalu membuatku berpikir kalau aku seorang penakut, yaitu saat harus berbicara di depan orang lain. Bukan karena aku tidak berani bicara, tapi aku takut jika dengan apa yang kukatakan orang lain akan merasa tersakiti. Aku selalu berpikir lama sebelum benar-benar bisa mengatakan sesuatu di depan orang lain. Dalam mengungkapkan sesuatu pun aku selalu menggunakan kata ’maaf’ untuk mengantisipasi. Yah, apapun pendapat kalian tentangku, aku rasa itu sah sah saja. Tapi yang jelas, aku juga orang yang bisa berkata blak-blakan di depan orang dalam situasi tertentu. Mungkin tidak banyak orang yang berpikir sama sepertiku, tapi aku ini orang yang tidak mau melakukan hal yang tidak ingin orang lain lakukan padaku.

Tapi jika kalian membicarakan sesuatu yang berkaitan dengan adrenalin, aku bisa bilang aku orang yang haus akan hal semacam itu. Aku orang yang suka tantangan dan ingin bisa melakukan semua hal. Imajinasiku besar, dan aku tidak ingin hanya menjadikannya sebagai sebuah imajinasi saja, tapi juga merealisasikannya di dunia nyata. Kadang orang menganggap aku orang yang nggak bisa berbuat apa-apa, orang yang akan dengan mudah kalah dengan cowok. Tapi aku bukan orang yang seperti itu. Aku orang yang selalu terobsesi untuk bisa mengalahkan cowok, walaupun aku tahu hal semacam itu tidak akan mungkin terealisasikan di kehidupan nyata. Kita berbeda, dan hal-hal yang bisa kita lakukan pun memiliki batasan yang berbeda.

Tapi keberanian itu sesuatu yang umum, yang bisa ada di setiap orang dengan intensitas yang sama. Makanya aku bisa bilang jika aku bukan seorang penakut.