First Impression

by nuzuli ziadatun ni'mah


Masih segar dalam ingatan saya bagaimana perasaan saya saat pertama kali menginjakkan kaki di lingkungan teknik. Sebuah lingkungan yang semoga saja masih akan saya pijak selama 7 semester ke depan. Masih saya ingat juga bagaimana saya memandang kakak-kakak angkatan saya dengan canggung. Ah, dulu saya bahkan menganggap mereka jutek dan tidak bersahabat. Untuk menyapa saja rasanya saya tidak mau mencoba.

Tahukah? Kakak angkatan yang pertama kali saya kenal adalah Afifah Muthi’ah. Bertemu saat tes TOEFL jaman dahulu kala. Ahahaha, kenangan yang aneh. Karena dari pertemuan itu saya jadi merasa bukan orang asing di lingkungan arsi. Padahal tidak ada orang lain selain dirinya yang saya kenal.

Lalu, orang yang telah membuat saya penasaran bahkan sebelum bertemu dengan orangnya, Jaka Nur Sukma. Orang yang bisa membuat garis yang mungkin lebih lurus dari penggaris. Ia pula yang sudah membuat saya cukup tertekan saat pertama kali melihat hasil garisnya yang menyilaukan. Tapi berkat dia pula saya jadi tahu bagaimana dan apa yang harus saya lakukan sebelum masuk arsi. Tahukah? Saat saya sampai di rumah, saya langsung mencari secarik kertas, dan menggambar gambar perspektif 2 titik hilang. Padahal saat itu saya nggak tahu apa itu perspektif. Yang saya tahu; semua gambar orang itu digambar dengan cara yang sama.

sketch of my dream house

Saya bahkan sudah memberi outline pada gambar itu, walau saya juga tidak tahu apa itu sebenarnya. Saya pun sudah memberi bayangan pada gambar saya walau masih dengan asal-asalan. Yah, itu efek dari shock therapy setelah melihat gambar kakak angkatan saya itu.

Ada juga kakak angkatan yang saya kenal karena pernah saya kira sebagai orang Jogja. Hendro Prasetyo.

Seingat saya, dia orang yang sering membawa handycam saat OSPEK fakultas saya dulu. Dan saat pertama kali saya lihat, entah mengapa saya langsung merasa wah, orang Jogja. Padahal belakangan saya tahu kalau ternyata dia orang Jakarta. Ahahaha…. Saya sempat nggak percaya mengingat saya juga punya kakak kelas di SMA yang mirip denganya dan dia orang Jogja. Ahahaha….

Ada juga kakak angkatan saya yang cukup mirip dengan saya (dalam hobi maksudnya). Addina Faizati. Orang yang membuat saya kagum karena blognya. Sejak dulu saya selalu mengagumi seorang blogger, apalagi jika tulisan mereka membuat saya merasa wahh. Terlebih lagi saya baru tahu jika ternyata Mbak Andin yang sebenarnya kakak angkatan saya ini lahir sehari setelah saya. Saya jadi merasa tua TT___TT. Dengan umur yang sama apa yang kami tahu sudah jauh berbeda.

Dulu sebelum saya mengenal mereka lebih dekat, tidak pernah sekalipun saya berani menyapa. Mungkin hanya senyum sekilas, dan itupun saat mereka tidak melihat ke arah saya. Hahaha…. Tapi ternyata, sebetulnya first impression itu hanya rasa was was. Apa yang terlihat tidak bersahabat sebetulnya adalah bentuk kecanggungan.

Dan sebetulnya dibandingkan menulis first impression saya untuk orang lain, saya lebih memilih untuk tahu first impression mereka pada saya.

Karena saya sadar diri kalau sebenarnya saya orang yang jutek pada orang yang belum saya kenal.

Share ya teman…. ^^