Tricky Tips

by nuzuli ziadatun ni'mah


A: Soalnya kalian kayak nggak mau kenal gitu sama kami

Me: Kami kan canggung, masih takut gitu. Lagipula kami merasa dimusuhi….

A: Kok bisa?

Me: Habisnya cewek kalo diem kan serem

A: Ahahaha…. Kocak ya, kalian merasa dimusuhi dan kami merasa kalian nggak mau kenal

Itu adalah percakapan random saya dengan seseorang beberapa hari yang lalu, yang kemudian selama beberapa hari setelahnya terus saya pikirkan.

Pertanyaannya; kenapa cewek selalu susah akrab satu sama lain, sedangkan dengan cowok lebih gampang?

Itu problem yang sebenarnya telah saya temui dimana-mana.

Secret makes a woman, woman

Itu kalimat sangat keren yang saya temukan di dalam sebuah komik—mungkin semua orang tahu. Kalimat yang membuat saya mengangguk setuju dan tersenyum karena diriku sendiri, atau mungkin lebih tepatnya karena kami; wanita.

Saya bukannya mau membocorkan rahasia perempuan, tapi hanya sedikit berbagi tentang apa yang saya pikirkan. Karena di sekitar saya banyak orang yang merasa susah akrab dengan teman ceweknya.

Langkah pertama dari semua yang harus kita tahu tentang sesama perempuan; kembalikan ke diri kita masing-masing dulu.

Gampang kan?! Sebenarnya kunci utamanya adalah diri kita sendiri. Saat kita mengharapkan untuk diajak kenalan oleh orang, sebenarnya itu juga yang mereka harapkan. Yang dibutuhkan hanyalah mengalahlah. Nggak ada salahnya mengalah saat harus berkenalan dengan orang lain. Apa salahnya bertanya lebih dulu, memulai percakapan lebih dulu? Karena gengsi kan makanya kita kadang lebih memilih diam dan hanya melihat dengan pandangan kosong yang bagi orang lain akan terlihat seperti; nyari musuh dan ngajak berantem.

Senyum!

Apa susahnya menggerakkan 17 otot wajah untuk tersenyum? Bukankah wanita akan terlihat lebih cantik saat tersenyum? Tapi kenapa setiap kali bertatap muka tak ada yang mau melakukannya terlebih dulu? Padahal saat bertemu dengan teman cowok dengan mudahnya kita tersenyum. Kita tidak saling musuhan kan?!

Padahal mudah, tapi banyak yang menganggap itu terlalu sulit untuk dilakukan.

Dan sapalah mereka dengan ramah.

Kalau kebanyakan orang berkenalan dengan menanyakan nama, saya akan lebih memilih langsung mengajaknya bicara.

Jika kebanyakan orang bingung dengan topik pembicaraan yang harus dibahas, saya akan langsung mengomentari obrolan mereka sebelumnya.

Jika kebanyakan orang tahu nama mereka dari mereka sendiri, saya akan memilih mencari tahu nama mereka sebelum mereka tahu nama saya.

Begitulah selama ini yang saya lakukan untuk mengenal orang baru. Bukannya SKSD, tapi saya orang yang senang mendengar orang lain bercerita, dan saat saya menemukan hal menarik dalam cerita mereka saya akan langsung berkomentar tentangnya.

Saya bukan orang yang berkenalan dengan menanyakan nama lebih dulu. Yang saya lakukan hanyalah menyapa dan mengajaknya bicara. Bicara tentang apapun yang rasanya cocok untuk kami berdua. Pada akhirnya saat pembicaraan itu selesai kita akan merasa dekat kok, dan bisa dipastikan ia akan menanyakan nama kita.

Dan, untuk saya sendiri, saya lebih suka dikenal dulu sebelum menyebutkan nama saya

Eksklusif.

Sepertinya itu yang ada di pikiran banyak wanita. Bahwa dikenal lebih dulu membuat mereka lebih senang. Saat akan berkenalan dengan orang lain, akan lebih mudah jika kita tahu nama mereka. Hanya untuk membuat mereka merasa lebih senang sebenarnya. Tapi walau tahu demikian orang itu pasti akan menghargai kita lebih dibanding orang yang tidak tahu nama mereka.

Tapi yah, itulah wanita. Yang kata banyak lagu; susah dimengerti.

Memang. Bahkan oleh sesama wanita tetap saja kita tidak tahu apa yang mereka pikirkan. Karena jika tidak demikian kita tidak akan terlihat seperti wanita.

Yah, jika kita masih menginginkan untuk berteman dengan orang lain, cobalah buang semua gengsi kita. Toh itu hanya untuk beberapa saat. Dan untuk apa mempertahankan ke-keraskepala-an kita untuk hal semacam itu?

Tapi yah, itulah wanita.