Your Eyes

by nuzuli ziadatun ni'mah


I want to erase all of my insufficient former self
It seems like someone like me has nothing to give to you
The side of me that I kept hidden, the one that wants you, my sincerity
Not even once was I able to show it to you so

Just once, look back at me
It seems you’re still not standing too far away

Do you still remember, do you believe that it’s only you for me
Do you know how long you can keep me by your side

In this large world, there’s only one person (I only want you)
Did you know this about me

Before the seasons roll by, before even time fades away
I try to convey my heart to you but it’s too late

I hesitate and stop and then you’re crushed
If you’re still there, I’m an idiot, forgive me

A little bit walk a little further and then I’ll be there

Do you still remember, do you believe that it’s only you for me
Do you know how long you can keep me by your side

In this large world, there’s only one person, It’s only me

The night I wanted to cry goes by, and in my forgotten dream
My wandering self
You hold tight in your arms
And I won’t stray anymore

Do you still remember, do you believe that it’s only you for me
Do you know how long you can keep me by your side

In this large world, there’s only one person (I only want you)
Did you know this about me

—————

Lirik lagu ini terlihat begitu menggambarkan diri saya sekarang. Orang yang terus menerus menatapmu namun tidak pernah kau sadari keberadaannya. Orang yang hanya bisa mengungkapkan semua pikirannya dalam sesuatu yang ia tahu bernama blog.

Beberapa hari yang lalu terjadi sebuah percakapan random antara saya dan teman saya. Dan ia dengan tiba-tiba bertanya pada saya;

“Kenapa cowok suka sama cewek yang lemah?”

Saya pun akhirnya teringat dengan pertanyaan yang sama yang pernah saya tanyakan tidak pada siapapun beberapa tahun yang lalu. Sebenarnya saya sedikit heran, bagaimana bisa pertanyaan yang sama itu terulang kembali dari teman akrab saya itu. Lalu jawabannya?

Entahlah.

Kami berdua sama-sama tidak tahu apa jawaban yang tepat. Karena kami bukan laki-laki.

Tapi jika saya boleh menyimpulkan, mungkin cowok tidak pernah mau kalah dengan cewek, hal yang klise. Banyak dari teman-teman cowok saya yang pernah bilang jika saya terlalu garang untuk seorang cewek, yang akhirnya membuat mereka lebih menganggap saya sebagai cowok bukannya cewek. Dan saya tidak suka itu.

Dan walau demikian sebenarnya saya punya sebuah tempat dimana saya selalu dianggap tetap sebagai cewek, yang akhirnya membuat saya begitu mencintai komunitas itu. Yah, meski tidak semua orang beranggapan demikian, tapi saya pun tidak pernah mempermasalahkannya. Selama itu tidak mengganggu saya. Selama saya masih bisa terus dalam naungan mereka yang begitu menyenangkan dan terasa aman.

Padahal kamu pun sering melihat saya demikian. Tapi mengapa pandanganmu tidak pernah berubah padaku? Apa kamu juga tidak menganggapku sebagai perempuan?

Mungkin jika ada seorang cowok yang mau menjawab pertanyaan saya, saya akan sangat berterimakasih….🙂