I Love March

by nuzuli ziadatun ni'mah


Astaga….

Itulah kata yang muncul di sudut bibirku saat teringat kapan tepatnya saya menulis di tempat ini. Yang sebenarnya tanpa sadar sudah hampir 2 tahun lalu saya mulai menulis banyak hal di sini.

Nah, mengingat selama bulan Maret tercinta saya tidak menulis apapun, sekarang satu hal yang sangat saya inginkan adalah curcol tentang my wonderful-lovely-remarkable-and-amazing birthday, at 22nd March 2011. Itu adalah ulang tahun yang ke 19 untuk saya dan karenanya saya tiba-tiba merasa mengalami perubahan hidup.

"selamat ulang tahun~~" he said to me

Tapi, yang ingin saya bahas di sini adalah saat-saat saya dikerjai oleh teman-teman mapala saya di Satu Bumi.

Dan beginilah ceritanya….

Jadi, di jurusan saya Arsitektur UGM, ada sebuah tradisi untuk mengerjai setiap orang yang berulangtahun. Dan nggak nanggung-nanggung, kebanyakan orang yang berulangtahun nggak akan jauh jauh dari yang namanya diiket di pohon, disiram, dikasih tepung, dan hal-hal kejam yang nggak jauh jauh dari itu. Dan yang terjadi pada saya ternyata lebih dari yang saya duga.

Kan, menimbang bahwa saya anak mapala dan kebanyakan teman-teman saya memandang saya bukan sebagai cewek, jadi akhirnya saya memutuskan untuk kabur dari Arsi dan memilih nonton TV di Sekret Satub. Tentu saja saya merasa saya aman dari dikerjai anak-anak Arsi, dan memang itu terbukti benar. Tapi, ternyata apa yang terjadi pada saya lebih parah dari itu.

Begitu anak-anak yang lain tahu saya sedang berulangtahun, sontak mereka mengikat saya dengan webbing (salah satu jenis peralatan outdoor) yang bukan lagi dengan standar mengikat manusia, tetapi layaknya sedang mengikat besi atau kayu. Bahkan dalam sekejap tangan saya langsung berubah membiru jika saja saya nggak bisa mengendorkan sendiri ikatannya.

Yah, pada intinya saja, akhirnya saya dipocong sama anak-anak dan ditinggal di gedung pusat Fakultas Teknik dengan segala atribut yang dengan kejamnya dipasang dan dililit di badan saya itu.

Untungnya, hanya dalam waktu 2 menit saya berhasil lolos karena kelicikan saya. Aahahaha…. Walau pada akhirnya dengan bodohnya saya mengikatkan webbing itu kembali pada saya sendiri, dan yaaah, acara penyiksaan itu berakhir dengan dinyanyikannya lagu happy birthday untuk saya.

Nah, entah bagaimana secara luar biasa saya merasa bertambah dewasa di umur saya yang sudah mencapai 19 tahun itu. Apalagi lingkungan saya yang sekarang menuntut saya untuk jadi orang yang lebih sabar dan menerima perbedaan dengan orang lain.

Dan….

Sebenarnya ada juga sebuah kejadian yang sangat indah dan menarik di hari itu yang hanya saya yang tahu….😉