Planted Hope

by nuzuli ziadatun ni'mah


Saya ingin sedikit bercerita. Hanya sedikit tentang dunia saya yang sedang begitu menyenangkannya untuk dijalani, MAPALA.

Banyak orang yang mengatakan menjadi MAPALA itu bukan sesuatu yang baik, lama lulusnya, dan sebagainya. Padahal, tidak sedikit yang mengatakan itu bahkan tidak tahu apa yang sedang kami lakukan.

Mungkin terkadang terlihat sia-sia, mendaki gunung yang akan dituruni lagi, menuruni goa yang akan dinaiki lagi, memanjat tebing yang tidak mudah, mengarungi jeram yang berbahaya, dan hal-hal semacam itu. Namun justru dari sana lah pelajaran hidup itu saya dapatkan. Saya jadi tahu siapa saya, seberapa manusiawi kah saya.

Memanusiakan manusia.

Ya, itu sesuatu yang amat sangat tidak mudah untuk dimengerti. Dan jujur saja, ketika saya belum tahu bagaimana dunia MAPALA, saya hanya merasa mereka keren, tanpa tahu apa yang sedang mereka lakukan dan mereka kejar. Tapi kini, ketika dunia itu sudah bisa saya sentuh, saya mulai memahami apa dan siapakah kami. Apa yang kami cari dan mengapa.

perjalanan Argopuro

Itu foto saya dan tim saya saat dikjut ke Argopuro. Bukan sebuah perjalanan yang singkat, karena butuh 5 hari penuh di dalam lebatnya hutan. Namun dari itu saya mendapat banyak hal yang mungkin tidak akan saya pikirkan jika tidak mendaki gunung.

Saya rindu naik gunung.

Dan saya sudah menanam harapan-harapan saya di sepanjang perjalanan saya mencaritahu siapa diri saya. Saya suka bepergian. Saya menyukai setiap perjalanan. Saya suka bercerita. Dan saya suka menuliskannya untukmu.

Dan saya hanya tinggal menunggu harapan itu tumbuh subur dan berbuah, jadi bisa berguna untuk orang lain.

.: dan untukmu juga :)