Sebelum Hujan Kembali Datang

by nuzuli ziadatun ni'mah


Sudah awal tahun lagi, dan sudah berlalu 4 hari…

Hebat ya, rasanya semua orang menunggu tanggal 1, tapi setelah itu semua terlewati, ia terlupakan, dan semua orang kembali lagi pada rutinitas. Jalan raya juga tampak lengang, dan hampir semua orang tak tampak merasakan semangat tahun baru. Mereka hanya tampak bergembira karena ini hari Minggu.

Well then, bukan berarti saya membenci perayaan, toh sesungguhnya ada perayaan yang sangat saya nikmati meskipun setelahnya saya mengutuknya. Yah, itu tergantung kapan dan bagaimana saya sedang berpikir, jadi penilaian terhadap perayaan itu relatif.

*

Saya mungkin tidak sedang berhasrat untuk berbagi sesuatu di hari ini. Saya hanya ingin menulis, meskipun begitu banyak hal yang mengganggu saya untuk saya tuliskan.

Well, dalam perjalanan saya kemari, ada beberapa hal yang tetiba datang di pikiran saya.

Dulu saya sempat menuliskan tentang ‘siapa sih pemeran utama dunia ini’? Haha, sebenarnya itu pemikiran konyol sih terkadang menurut saya. Tapi saya tersadar tiba-tiba, bahwa kita tak perlu mencari tahu siapa pemeran utama semua ini. There’s no use actually. Karena justru dengan begitu kita akan sulit untuk bergerak.

Justru belakangan yang harusnya kita lakukan adalah mengambil peran utama di lingkungan kita. Siapapun, menurut saya harus menjadi pemeran utama, terutama karena setiap perjalanan adalah milik masing-masing orang. Karena kita membangun sendiri cerita kita, menciptakan sendiri maknanya, maka kita juga yang harus memiliki cerita itu.

*

Hei, mungkin ini efek nonton film. Kebebasan individu itu menakutkan, namun juga mempesonakan. Dalam persimpangan yang telah muncul di sejangkauan pandangan, saya harus menata diri.

Jika, nanti ada jembatan yang terputus di antara jalan yang telah kutempuh, itulah saatnya menjalani perjalanan yang sesungguhnya.

Ya, saya masih amat tergantung pada keluarga. Ikatan yang rumit, karena dengannya akan ada banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum diputuskan. Ujian besar pertama manusia saya rasa.

Kalau itu sudah terlampaui, mungkin baru lah saya layak memiliki keluarga saya sendiri. Can’t wait. Haha..

*

Dan, saya ucapkan selamat menulis untuk mereka yang sedang mengerjakan skripsi. Kita ada di perjalanan yang serupa.🙂

wordsflow