Yang kau pikirkan namun kau sanggah

by nuzuli ziadatun ni'mah


Terkadang kita berekspektasi banyak tanpa pernah sungguh-sungguh paham mengapa kita melakukannya. Terkadang hal-hal yang kita anggap fakta sesungguhnya hanya angan-angan semata. Atau justru yang kita kira sekedar pemikiran kita sesungguhnya ia lah yang nyata.

Tapi kau menyangkal beberapa hal. Kita takut akan hal-hal yang melukai diri kita. Kita takut tidak mengalami kebahagiaan. Itu terjadi, tanpa kita sadari.

Belajar hidup.

Sekedar merelakan apa yang ada, memperjuangkan apa yang pantas, dan membentuk pengetahuan tentang apapun yang masih terserak di sekeliling kita.

Manusia, tidak saya pahami mengapa, mereka terkadang bertindak ini dan itu tanpa berusaha untuk menjelaskan pada lingkungannya. Terkadang mereka tahu dengan pasti namun menghindari perbincangan tentangnya.

*

Lalu apa yang saya cari dari tulisan ini?

Tidak ada.

Sekedar meluapkan apa yang ingin saya sampaikan, tapi tak kuasa keluar dalam marah, tangis, atau bahkan gairah. Ada gugatan yang tersendat tapi tak mampu saya pahami mengapa saya harus mempertanyakan gugatan itu.

Ini bukan masalah besar, tapi selamanya saya rasa saya akan terus memikirnya, dengan atau tanpa sadar.

Tidak perlu sebuah pelarian atau pelampiasan. Saya hanya butuh sembuh, atas pride and prejudice.

 

dan kepada matahari yang tak muncul pagi ini, datanglah segera

pada sesuatu yang mengendalikan dunia, terima kasih atas pengetahuan dan pemahaman yang Kau berikan

 

wordsflow