by nuzuli ziadatun ni'mah


Saya pikir saya seorang drama queen.

Mungkin saja benar yang dikatakan ibu saya, tidak seharusnya saya membaca banyak buku sejak kecil. Terlalu banyak berimajinasi membuat saya menciptakan standar ganda tentang cara menjalani hidup saya. Saya mengimajinasikan banyak hal dan meyakininya sepanjang saya menjalani hidup.

Bisa jadi karena saya juga sangat ingin menjadi penulis, maka secara tidak sadar saya membayangkan banyak plot dan banyak adegan untuk calon tulisan saya. Membuat karakter yang bisa disukai banyak orang atau bahkan yang tidak disukai banyak orang. Mau tidak mau akhirnya saya menjadi pemerhati perilaku orang lain untuk saya copy ke tulisan saya. Semuanya tidak jauh berbeda dari menjelaskan kehidupan kita.

Seorang Jane Austin saja bisa menciptakan novel yang long lasting meskipun dirinya sendiri tidak berhasil dalam urusan cinta. Bisa jadi, karya adalah representasi harapan seseorang yang paling dalam.

Bermain-main, terus bermain-main dengan diri sendiri dan imajinasi.

Well then, saya kehilangan hasrat untuk menulis. Mungkin akan saya lanjutkan nanti.

wordsflow