Sajak xviii: titik

by nuzuli ziadatun ni'mah


Telah kupastikan, kepadamu aku menanam rindu

Dengan dendang lagu itu, aku mengenangmu

Tak kita sadari, begitu banyak memori meski yang kita tahu hanya mencari

Tak kita tahu, seberapa besar rasa dan rindu

Kini kamu duduk tak berjarak dariku, namun rinduku tetap bertalu-talu

Kita tiada bersekat, namun tak juga mampu merapat

Kita tiada bercerita, meski teriakan asaku begitu menggema

Aku tiada merengek, meski aku begitu mencinta

Begitu rindu

Begitu saja

Titik

wordsflow