Life Serenade (iii): Escaping Day

by nuzuli ziadatun ni'mah


Pergi, adalah satu-satunya hal yang bisa saya lakukan ketika begitu banyak hal yang mengganggu hari-hari saya di lingkungan biasanya saya bertumbuh dan menua.

Setelah pada hari Minggunya saya pergi ke Gadjah Mungkur seorang diri, entah angin apa yang membuat saya memutuskan untuk pergi ke Semarang esok harinya, seorang diri juga. Saya suka jalan-jalan sendiri. Meskipun sesungguhnya itu bukan hal yang aman untuk dilakukan, tapi saya suka kesendirian. Dialog-dialog sepanjang jalan adalah hal yang paling saya sukai terlepas dari hal-hal yang bisa lebih saya nikmati saat pergi seorang diri.

Pagi itu jam 9 saya memutuskan untuk mengendarai motor menuju Semarang. Mengepak barang-barang seperlunya, meminjam kamera, mengambil jaket dan tas, dan akhirnya berangkatlah saya ke Semarang.

Ada hal yang begitu menarik dari Semarang, entah bagian mana saya sulit menjelaskan. Saya punya kenangan-kenangan menyenangkan di kota itu, ketika saya masih menginjak bangku SMP. Ibu saya tumbuh besar di kota itu. Dan buat saya sendiri, saya merasa tak mengenal Semarang sama sekali, jadi saya harus ke sana.

Saya paling suka ruas Jl Jogja-Semarang di penggal Secang-Ambarawa. Menurut saja bagian itu sangat memuaskan mata dan penuh dengan banyak hal. Saya bisa memikirkan begitu banyak hal ketika melewati ruas jalan itu. Berkali-kali pun saya tetap merasa ruas jalan itu sangat menarik. Sayang saya tak bisa memaksa diri untuk mampir sana sini karena waktu yang terbatas.

Dua jam kemudian saya sudah mendarat di Semarang, dan langsung menuju ke sebuah tempat karena sekalian survei lokasi. Menurut saya Semarang kotanya unik. Ada perbukitannya, tapi habis itu langsung laut. Rada ekstrem sih menurut saya, tapi jajaran rumah-rumahnya menyenangkan untuk dilihat.

Tak banyak kiranya yang bisa saya ceritakan tentang Semarang. Saya hanya jalan-jalan (naik motor), habis itu kehujanan, khawatir kena banjir, dan akhirnya makan bakso. Saya baru sampai Jogja jam 12 malamnya. Terguyur hujan sejak dari Semarang hingga perbatasan Magelang-Jogja. Hahaha. Yah, mayan lah buat iseng-iseng jalan sendiri.

Nih, hadiah foto dari saya. Sekali-kali update pake foto lah.

Toasted Eatery

Toasted Eatery

The chairs

The chairs

DSC09729 DSC09755 DSC09760 DSC09766 DSC09778 DSC09808

wordsflow