by nuzuli ziadatun ni'mah


Hello blog readers! I’d love to say good morning to you since today is just a great day, and yeah, love still filled my heart as always.

Sayang, keindahan pagi ini tidak sebanding dengan artikel yang saya baca di Facebook. Ada hal yang sangat gila di dunia ini, pembalasan.

Saya nggak tahu bagaimana pola pikir manusia-manusia lain di dunia ini. Saya tidak juga tahu bagaimana doktrin agama atau doktrin lain mereka junjung tinggi sebagai pedoman hidup, saya tidak sedikit pun mampu membayangkan bagaimana isi pikiran orang. Sayangnya, ketidaktahuan itu kemudian tidak dibarengi dengan pembiaran di luar sana. Setiap hari ada saja berita tentang pembunuhan karena perselisihan antara suku, agama, ras, dan antar golongan. Selalu saja perselisihan sosial dibawa dengan dasar-dasar yang jauh lebih besar; SARA.

Saya lelah, dan semakin hari semakin merasa sakit melihat begitu banyak pemberitaan tentang hal itu. Seakan tidak pernah berakhir, seakan justru semakin ramai dari hari ke hari.

Mengapa tak bisa membiarkan saja manusia lain dengan keyakinan mereka sendiri? Mengapa hidup tidak bisa sesederhana ‘asal tidak saling merugikan’?

Saya pikir, untuk menjadi bermoral, manusia tidak butuh beragama meski saya juga meyakini bahwa agama membantu kita menjadi manusia yang lebih bermoral, tapi ya gitu.

*

Ah nggak tau deh, berhubung tulisannya sempet ke-pending jadi saya sudahi saja.